Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur dan Cara Menulis serta Contohnya

Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur dan Cara Menulis serta Contohnya

Dalam kesempatan ini, kami akan membahas tentang  Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur dan Cara Menulis serta Contohnya.

Apa itu Teks Deskripsi?

TEKS  DESKRIPSI merupakan teks atau karangan yang menggambarkan sesuatu, baik tempat, keadaan atau benda dengan kata-kata yang jelas. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, deskripsi memiliki pengertian pemaparan ata penggambaran dengan kata-kalimat secara terperinci dan sangat detail.

Fungsi dari teks deskripsi adalah memberikan penjelasan kepada pembaca seakan-akan pembaca dpat melihat sendiri benda yang kita deskrispikan.

Biasanya yang digambarkan dari teks deskripsi merupakan gambaran yang dapat dilihat oleh mata, seperti bentuk, rupa dan warna. Namun tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan indera kulit seperti tekstur dan sebagainya.

Selain menggunakan indera mata dan kulit, seseorang yang ingin menulis teks deskripsi juga bisa mendapat informasi mengenai objek yang ingin dideskripsikan melalui telinga. Hal ini dapat diperoleh melalui siaran radio. 

Seorang penyiar radio yang baik, akan memberikan gambaran yang jelas kepada pendengarnya. Ini akan menjadi salah satu sumber bagi penulis untuk informasi objek yang didapatnya dari radio tersebut.

Teks deskripsi selalu mengedepankan wujud, ciri dan keadaan sesuatu yang digambarkan dalam waktu tertentu.

Kata deskripsi berasal dari bahasa latin describere yang memiliki arti menulis atau menjelaskan suatu hal. Kata ini juga memiliki makna terperinci atau penjelasan. 

Terperinci maksudnya adalah menggambarkan sesuatu dengan sangat detail atau digambarkan dengan sangat jelas.

Cara menulis teks deskripsi sangat mudah. Seseorang yang hendak menulis teks deskripsi hendaknya melihat secara langsung objek yang akan dideskripsikan. Objek tersebut bisa berupa benda, peristiwa, orang, tumbuhan dan lain sebagainya.

Teks deskripsi yang berdasar pada pengamatan termasuk gambaran kenyataan. Artinya, penulisan teks tidak boleh meleceng dari objek yang diamati. Gambaran nyata ini bisa berupa objek nyata seperti manusia, hewan, gedung, tumbuhan yang harus digambarkan dengan detail sesuai dengan kenyataan di lapangan. 

Sebuah teks deskripsi dikatakan baik jika teks tersebut dapat membuat pembaca seakan akan dapat melihat, menyentuh, mencium dan merasakan objek yang dilukiskan oleh penulis.

Sebagai contoh, gedung tinggi yang diketahui memiliki 50 jendela.  Penulisan teks deskripsi yang baik seharusnya juga menyebutkan jumlah jendela tersebut secara detail. 

Aku melihat gedung yang sangat tinggi. Gedung tersebut memiliki 50 jendela. 

Maksud penulisan angka 50 tersebut adalah agara pembaca mendapatkan gambaran yang setail tentang gedung yang dideskripsikan penulis.

Contoh lain adalah sebagai berikut.

1. Saat mendeskripsikan tas, bisa digambarkan dengan detail tentang bahan, warna, model, resleting dan sebagainya.

2. Saat menulis gambaran tentang rumah adat, kita bisa memberi detail yang jelas tentang model, fungsi, bagian-bagian dan sebagainya.

3. Saat kita inging mendeskripsikan seseorang, yang dapat kita gambarkan dari orang tersebut adalah posturnya, wajahnya, sikapnya, hobi, pekerjaan dan hal lainnya.

Ciri Teks Deskripsi

Teks deskripsi mempunyai ciri sebagai berikut.

a) Merupakan teks nonfiksi. Objek yang digambarkan adalah fakta. Bukan khayalan. 

b) Menggambarkan objek tertentu.

c) Penggambaran objek dilakukan dengan sangat jelas dan terperinci.

d) Melukiskan gambaran tentang wujud objek, baik bentuk, warna ataupun fisik objek.

e) Membuat pembaca seakan-akan dapat melihat, mendengar, merasakan dan menyentuh objek yang digambarkan.

Jenis Teks Deskripsi

Teks deskripsi memiliki beberapa jenis. Dilihat dari strukturnya, teks deskripsi dibedakan menjadi dua kategori yakni teks deskripsi yang berdiri sendiri dan teks deskripsi yang menjadi bagian dari teks lain seperti karya fiksi (novel, puisi, lagu dll).

Berdasarkan objek yang digambarkan, teks deskripsi dibedakan menjadi tiga yaitu:

1) Teks deskripsi subjektif yakni penggambaran objek yang melibatkan perasaan dan tafsiran dari penulis. 

2) Teks deskripsi objektif yakni melukiskan suatu objek sesuai dengan kenyataannya (identitas yang dimiliki objek).

3) Teks deskripsi spasial. Spasial memiliki arti tempat, ruang. jenis teks ini yaitu teks yang memberikan gambaran ruang atau tempat berlangsungnya peristiwa. 

Struktur Teks Deskripsi

a. Judul. Sebagai teks nonfiksi, judul merupakan struktur yang tidak dapat dipisahkan.

b. Identifikasi yaitu gambaran secara umum objek yang akan dideskripsikan.

c. Deskripsi. Ini adalah struktur inti teks deskripsi. Pada bagian ini, objek akan digambarkan sedetail mungkin agar dapat memberikan informasi yang jelas kepada pembaca. Deskripsi yang baik akan membuat pembaca seolah mengalami langsung apa yang digambarkan di dalam teks tersebut.

d. Penutup. Pada bagian ini penulis biasanya menyertakan tanggapan atau pendapat tentang apa yang digambarkan.

Tahapan Menulis Teks Deskripsi

Untuk menulis teks deskripsi ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu, 

a) Tentukan objek yang akan dideskripsikan

b) Tentukan tujuan dari teks yang ditulis. Maksudnya adalah tentukan bagian mana yang hendak ditulis, seperti pengertiannya, bagiannya, bentuknya, warnanya dan sebagainya.

c) Amati objek tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang nantinya akan digunakan untuk menulis teks deskripsi.

d) Buat kerangka tulisan. Setelah bahan didapatkan, mulailah membaut kerangka tulisan. Ini bertujuan untuk memudahkan penulis dalam merangkai paragraf yang nantinya akan disajikan kepada pembaca.

e) Tulis dan jangan takut salah. Menulis teks, baik teks deskripsi maupun teks lainnya kita tidak mungkin luput dari kesalahan. Oleh karenanya, silakan tulis teks deskripsi yang kalian inginkan. Jika salah, silakan dikoreksi sampai teks tersebut nyaman untuk dibaca.

Contoh Teks Deskripsi

RUMAH ADAT JOGLO

Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah yang menjadi simbol atau ciri khas daerah tersebut. Rumah adat Jawa yang terkenal yaitu rumah Joglo.

Salah satu rumah adat yang biasa menjadi lambang status sosial orang Jawa  adalah rumah Joglo. Rumah ini memiliki ciri yang khas yaitu berupa saka guru untuk menyangga tumpangsari rumah tersebut. Setiap bagian rumah joglo mempunyai fungsi yang berbeda satu sama lain. 

Sebagai contoh adalah pendhapa. Pendhapa merupakan bagian rumah joglo yang berada pada paling depan. Pendapa tidak memiliki tutup atau dinding. Jika kalian pernah jalan-jalan ke pendapa kabupaten di Jawa Tengah, Yogyakarta atau Jawa Timur, begitulah kira-kira bentuk pendapa.

Pendapa memiliki fungsi sebagai tempat menerima tamu. Selain itu, pendapa juga menjadi tempat bermain anak-anak. Fungsi lainnya adalah pendapa dapat digunakan sebagai tempat warga musyawarah. 

Adapun filosofi pendapa tidak tertutup adalah agar orang- tetangga sekitar mengetahui siapa yang bertamu. Jika yang bertamu orang tidak dikenal, empunya rumah secara tidak langsung menjelaskan bahwa tidak ada yang mencurigakan dari kedatangan tamu tersebut.

Pendapa saat ini sangat jarang ditemukan. Hanya orang yang mau dan mempunyai uang berlebih yang membuat pendapa di rumahnya.

Demikian tentang pengertian, ciri, Jenis, struktur dan cara menulis serta contoh teks deskripsi. Semoga bermanfaat. Terimakasih.


1 komentar untuk " Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur dan Cara Menulis serta Contohnya"

------------------------------------------------