Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Soal [A] PAT Sejarah Indonesia Kelas XII SMA/MA/SMK Semester Genap

 Pada postingan kali ini, kami akan membagikan contoh Soal PAT Sejarah Indonesia Kelas XII SMA/MA Semester 2. Soal Sejarah Indonesia ini dibuat oleh guru yang berkompeten, jadi jangan ragu tentang kredibilitas soal ini.

Soal [B] PAT Sejarah IndonesiaKelas XII SMA/MA/SMK Semester Genap

Kawan-kawan semua bisa berlatih menggerjakan soal PAT ini. Untuk Selengkapnya, perhatikan cuplikan soal tersebut di bawah ini!

I. Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada salah satu huruf jawaban A, B, C, D, atau E pada lembar jawaban !

1. Munculnya gerakan reformasi bertujuan untuk....
A. Memperbaiki tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
B. Mewujudkan masyarakat adil makmur berdasar Pancasila dan UUD 1945
C. Melindungi sgenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
D. Memajukan kesejahteraan umum
E. Mencerdaskan kehidupan bangsa

2. Demonstrasi yang terjadi pada tahun 1998 membawa banyak korban, baik harta benda maupun nyawa. Dalam demonstrasi tersebut menelan korban jiwa mahasiswa Trisakti, yang dikenal dengan peristiwa atau Tragedi Trisakti. Berikut ini yang bukan merupakan tokoh-tokoh dalam tragedi Trisakti adalah….
A. Hendriawan
B. Heri Haryanto
C. Hafid Dhin Royan
D. Arif Rahman Hakim
E. Elang Mulya Lesmana

3. Tragedi Trisakti telah menyulut terjadinya peristiwa anarkhis tanggal 13 dan 14 mei 1998, yakni,.....
A. Pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa yang disukung masyarakat
B. Penyerbuan kantor pusat PDI yang diduga dilakukan oleh kelompok PDI pimpinan Suryadi
C. Pembakaran terhadap mobil-mobil mewah milik para pejabat yang dianggap pro kapitalisme
D. Kerusuhan dan penjarahan ribuan tempat tinggal, kantor-kantor, pertokoan dan kendaraan-kendaraan terutama milik keturunan Cina
E. Peristiwa penculikan para aktivis Mahasiswa dan tokoh-tokoh LSM oleh intelijen pemerintah orde baru

4. Agenda Reformasi yang muncul pasca krisis multidimensi yang melanda Indoensia pada tahun 1997-1998 berisi tuntutan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya. Berikut yang tidak termasuk agenda Reformasi 1998 adalah....
A. Bubarkan Orde Baru dan adili Soeharto beserta kroninya
B. Hapuskan dwifungsi ABRI
C. Kembali ke UUDS 1950 dan bentuk DPRS
D. Tegakkan supremasi hukum dan HAM
E. Hapuskan praktik KKN

5. Pada tahun 1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi dan moneter yang menghancurkan perekonomian Indonesia. Terjadinya krisis politik di Indonesia diawali dengan adanya ….
A. Kemenangan PDIP yang tersembunyi
B. Praktik KKN yang merajalela
C. Penyimpangan pemerintah dalm bidang hokum
D. Naiknya harga sembako
E. Krisis ekonomi dan kepercayaan

6. Presiden Abdurrahman Wahid melakukan langkah-langkah reformasi sejak awal kepemimpinannya. salah satunya menghapus dua kementerian yang dianggap pangkal korupsi dan menyumbat kebebasan berpendapat, yaitu....
A. Departemen sosial dan departemen agama
B. Departemen sosial dan departemen penerangan
C. Departemen pendidikan dan departemen pertanian
D. Departemen pertahanan keamanan dan departemen kelautan
E. Departemen pendidikan dan departemen social

7. Di Era Reformasi terjadi beberapa konflik di beberapa wilayah di Indonesia. Salah satu konflik tersebut adalah konflik Ambon. Konflik Ambon terjadi pada masa pemerintahan….
A. Megawati Soekarnoputri
B. Abdurrahman Wahid
C. Susilo Bambang Yudhoyono Budiono
D. B.J Habibie
E. Susilo Bambang Yudhoyono Jusuf Kalla

8. Untuk menyelesaikan persoalan-persoalan negara yang belum selesai, selain membentuk kabinet Persatuan Nasional, Presiden Abdurrahman Wahid membentuk dewan ekonomi nasional (DEN) dengan maksud untuk….
A. Memperbaiki perekonomian dengan memperdayakan bank-bank nasional
B. Memperbaiki perekonomian rakyat dengan membuka lapangan pekerjaan
C. Menggiatkan lagi koperasi koperasi untuk menopang perekonomian
D. Memperbaiki ekonomi yang belum pulih akibat krisis yang berkepanjangan
E. Menstabilkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika

9. Presiden BJ Habibie melakukan berbagai kebijakan dalam bidang politik. Salah satu usaha Presiden Habibie dalam mereformasi bidang politik adalah…
A. Ditetapkan ketetapan MPR No XII tahun 1998
B. Membentuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN)
C. Memberikan kebebasan kepada rakyat untuk membentuk partai politik
D. Pembentuk Panswakarsa
E. Memberikan kebebasan sebesar-besarnya kepada masyarakat yang melakukan demonstrasi

10. Pemilihan presiden secara langsung memiliki dampak negatif, yaitu kekhawatiran akan munculnya primordialisme (ikatan kesukuan) berlebih terhadap salah satu calon yang mengarah pada….
A. Sentimen kelompok antar partai dalam masyarakat
B. Praktik KKN yang makin kental
C.  Money politik dalam proses pemilu
D. Penggunaan kekuasaan yang dimiliki untuk menghasilkan suara yang besar
E. Hilangnya kewibawaan pemerintah

11. Untuk menjamin kehidupan berpolitik diantaranya melakukan unjuk rasa atau demonstrasi, maka pemerintah dan DPR menetapkan UU No 9 tahun 1998 yang berisi tentang…
A. Batasan dalam menyampaikan pendapat di muka umum
B. Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum
C. Kemerdekaan menyampaikan pendapat dan membentuk partai politik
D. Pembentukan serikat buruh Indonesia
E. Kewenangan polisi mengawasi unjuk rasa /demonstrasi

12. Salah satu permasalahan yang dihadapi pada masa Reformasi adalah timbulnya gerakan separatisme di Indonesia. Adanya gerakan separatisme yang terjadi di Indonesia pada dasarnya disebabkan oleh….
A. Kecewa terhadap kinerja pemerintah
B. Banyaknya bantuan luar negeri
C. Tingginya angka kemiskinan
D. Makanan yang tidak terjamin
E. Tingginya angka kriminalitas

13. Untuk meningkatkan hasil pertanian, dilakukan revolusi hijau di Indonesia. Program dalam revolusi hijau tersebut adalah intensifikasi pertanian. Salah satu bentuk penerapan intensifikasi pertanian adalah….
A. Meningkatkan industri pertanian
B. Meningkatkan penggunaan bibit unggul
C. Mengolah tanah pertanian secara modern
D. Meningkatkan fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan
E. Mengolah dan meneliti tumbuh-tumbuhan yang sesuai dengan situasi dan kondisi lahan

14. Pada era reformasi, diadakan amandemen terhadap UUD 1945. Latar belakang Amandemen UUD 1945 yang menjadi agenda reformasi memiliki tujuan….
A. Menghindari kecurangan dan perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara
B. Tuntutan dunia internasional pada era globalisasi
C. Penyesuaian UUD 1945 dengan kepentingan PBB
D. Mempertahankan eksistensi negara Indonesia
E. Menghindari praktik KKN dalam pemerintahan

15. Megawati Soekarnoputri merupakan presiden wanita pertama di Indonesia. Presiden Megawati dianggap sebagai peletak dasar kehidupan yang demokratis karena….
A. Menyelenggarakan pemilihan presiden secara langsung
B. Menaikkan ekspor Indonesia
C. Menurunkan inflasi
D. Menegakkan supremasi hokum
E. Dapat memberantas KKN

16. Pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki ditanda tangani perjanjian perdamaian antara Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka / GAM. Delegasi Indonesia diwakili oleh Hamid Awaludin yang berkedudukan sebagai….
A. Menteri Pertahanan
B. Menteri Hukum dan HAM
C. Duta Besar Indonesia untuk Finlandia
D. Menteri luar negeri
E. Kepala Badan Intelijen Negara

17. Era reformasi terjadi perubahan mengenai Sistem kepemimpinan di MPR dan DPR. Usaha memisahkan pimpinan MPR dari pimpinan DPR, dilatarbelakangi oleh hakikat bahwa…..
A. Kedudukan MPR lebih tinggi daripada kedudukan DPR
B. MPR hanya merupakan simbol kekuatan demokrasi sedangkan DPR adalah lembaga kontrol terhadap kinerja pemerintah
C. MPR DPR bukan lembaga yang sejajar
D. MPR tidak memiliki tugas pengawasan seperti DPR
E. DPR tidak dapat melaksanakan tugasnya secara efektif apabila berada di bawah MPR

18. Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), politik luar negeri Indonesia bersifat high profile, yang diwarnai sikap anti-imperialisme dan kolonialisme yang tegas dan cenderung bersifat konfrontatif. Pada era itu kepentingan nasional Indonesia adalah untuk…..
A. Memperoleh pengakuan kedaulatan politik dan pembentukan identitas bangsa (national character building).
B. Menentang segala macam bentuk penjajahan di atas dunia
C. Mengupayakan pengakuan internasional atas proses dekolonisasi yang belum selesai di Indonesia
D. Menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia melalui politik bebas aktifnya
E. Ikut serta dalam membentuk solidaritas bangsa-bangsa yang baru merdeka dalam forum Gerakan Non-Blok (GNB) atau (Non-Aligned Movement/NAM)

19. Pada masa awal Orde Baru terjadi perubahan pada pola hubungan luar negeri Indonesia dalam segala bidang. Pada masa pemerintahan Soeharto, Indonesia lebih memfokuskan pada pembangunan sektor ekonomi. Pembangunan ekonomi tidak dapat dilaksanakan secara baik, tanpa adanya stabilitas politik keamanan dalam negeri maupun di tingkat regional. Pemikiran inilah yang mendasari Presiden Soeharto mengambil beberapa langkah kebijakan politik luar negeri (polugri), yaitu….
A. Membangun hubungan yang baik dengan pihak- pihak Barat dan “good neighbourhood policy” melalui Association South East Asian Nation (ASEAN)
B. Mencari negara yang mau membantunya dalam masalah dana dengan persyaratan yang mudah, yakni negara China dan Uni Soviet
C. Ikut serta dalam membentuk solidaritas bangsa-bangsa yang baru merdeka dalam forum Gerakan Non-Blok (GNB) atau (Non-Aligned Movement/NAM).
D. Membuat proyek-proyek Politik Mercusuar seperti GANEFO (Games of The New Emerging Forces) dan CONEFO ( Conference of The New Emerging Forces)
E. Pembentukan poros Jakarta – Peking yang membuat Indonesia semakin dekat dengan negara- negara sosialis dan komunis seperti China.

20. PBB ikut campur tangan untuk mengatasi masalah Timor Timur. Badan PBB yang mengawasi Timor Timur pasca jajak pendapat adalah….
A. UNHCR
B. UNTAET
C. UNTAEA
D. UNAMET
E. INTERFET

Demikian Postingan kami tentang Soal PAT Sejarah Indonesia Kelas XII SMA/MA/SMK  yang dapat kami sajikan. Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Soal [A] PAT Sejarah Indonesia Kelas XII SMA/MA/SMK Semester Genap"